Postingan

tembusan dari forum GPI

Gambar
Dear all.. krn saya merasa anggota baru di GPI ini,maka saya berusaha ingin lebih banyak tahu ttg GPI..[walaaah..macam org lagi pacaran ya..] , dan kemarin seharian saya sempatkan membuka ruang milis pelaut ,tak tanggung2,saya buka dari awal [1999] ampe terakhir desember 2008. waah..serasa makin cinta nee..! rasanya saya jadi seperti melihat sebuah perjalanan. sebuah proses yg kaya dg pernak-pernik keberadaannya. ada: mr. alangkibar yg kritis ,bung ramadhan yg pemberani ,mas dodi crosanda yg adem hati ,serta bapak leonis hadar yg bijak [maaf,bagi nama2 yg kesebut,bila kurang berkenan],dll karakter para miliser. ketika saya membaca topik2 yg masuk,serta balesan2nya..terkadang saya berkerut muka [ikut2an..],terkadang pula bengong..,tak jarang jadi tertawa sendiri. ah..saya jadi teringat hakekat sebuah keluarga,dimana tak jarang antara ibu dan ayah berbeda pendapat,antara kakak adik berebut kesempatan masuk kamar mandi kala menjelang berangkat sekolah. dan kalau kita rangkai semuanya,...

Menghargai orang lain

Menghargai Orang Lain Oleh : Andrie Wongso Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan sederhana pengunduran diri seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan, dan kritikan dari anak buah kepada mantan atasannya yang segera memasuki masa pensiun dari perusahaan tersebut. Karena waktu yang terbatas, kesempatan tersebut dipersilahkan dinyatakan dalam bentuk tulisan. Diantara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadi kan kemudian dibacakan di acara tersebut, yakni sebuah catatan dengan gaya tulisan coretan dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan itu. Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut, "Yang terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata "tolong", setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya. Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah mengucapkan "maaf", saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha memberitahu...

Drive safely........

Ditilang Polisi , dan Polisi itu temenku Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. Hati Jono berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala.Jono bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. "Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak," pikirnya sambil terus melaju. Prit! Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jono menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing. Hey, itu khan Bobi, teman mainnya semasa SMA dulu. Hati Jono agak lega. Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya. "Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi...

MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT.

Gambar
Marilah kita renungkan bersama.Semoga bermanfaat. Tulisan/kisah ini saya forward,persis sama,tanpa mengurangi titik,komanya,dari milis buku-kita yg juga salah satu komunity langganan saya di ethernet,dunia maya tanpa batas ini. yg saya tambahkan disini,hanyalah gambar LORO BLONYO di sebelah ini. dlm adat jawa,kedua patung ini melambangkan kasih sayang antar suami istri hingga kakek2 nenek2. Salam. ------------------------------ *Dear All,* * * *Mari kita jaga silahturahmi & persahabatan diantara kita & salam untuk keluarga* * * Ini cerita Nyata, beliau adalah *Bp. Eko Pratomo (?)*, Direktur Fortis Asset Management yg sangat terkenal di kalangan Pasar Modal dan Investment, beliau juga sangat sukses dlm memajukan industri Reksadana di Indonesia Apa yg diutarakan beliau adalah Sangat Benar sekali. Silahkan baca dan dihayati. *MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT* - - - sebuah perenungan Buat para suami baca ya..... istri & calon istri juga boleh.. Dilihat dari usiany...

Sebuah Senyuman

Cerita dari sebuah milis tentang kekuatan senyuman =================================== Saya adalah ibu dari tiga orang anak dan baru saja menyelesaikan kuliah saya. Kelas terakhir yang harus saya ambil adalah Sosiologi. Sang Dosen sangat inspiratif, dengan kualitas yang saya harapkan setiap orang memilikinya. Tugas terakhir yang diberikan ke para siswanya diberi nama"Smiling." Seluruh siswa diminta untuk pergi ke luar dan memberikan senyumnya kepada tiga orang asing yang ditemuinya dan mendokumentasikan reaksi mereka. Setelah itu setiap siswa diminta untuk mempresentasikan didepan kelas. Saya adalah seorang yang periang, mudah bersahabat dan selalu tersenyum pada setiap orang. Jadi, saya pikir,tugas ini sangatlah mudah. ...

Kantin Kejujuran

Gambar
SMAN 1 Bekasi, belum genap satu tahun sudah memiliki kantin kejujuran. Hm… bukan sebuah kantin biasa, tetapi kantin yang mengajarkan bagaimana kita harus jujur. Subhanallah, jaman sekarang susah loh untuk berbuat jujur (mode on: flash back semua kebohongan yang udah pernah dilakuin :( ) Yupz… kantin kejujuran. Ini veni lihat di DAAI TV, gak tahu saat itu tema acaranya apa, soalnya waktu itu lagi iseng mencet-mencet remote, trus penasaran cari “sumber inspirasi”, mampir deh ke stasiun swasta itu. Karena gak lihat tayangan sebelumnya, jadi veni tahunya hanya sepenggal kisah tentang kantin kejujuran. (kok baru denger ya, klo ini sudah diterapin di SMAN 1 Bekasi, padahal, veni kan tinggal di Bekasi. Ugh…. Ketinggalan info niy :( ) Di kantin itu, semua pembeli self service ,seperti swalayan , jadi mau beli apa tinggal ambil barangnya (ah...itu kan biasa kalee...). Nah, yang istimewanya di kantin itu adalah pembeli tidak melakukan transaksi face to face dengan “penjual”,...

Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Bayi

Gambar
Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke bayi (PMTCT) Setelah melihat postingan Mas Dimas dan Pak Budiman di milis tentang HIV saya jadi tergerak ikut berbagi informasi tentang HIV. Sering ada kesan bahwa sebagian besar anak yang dilahirkan oleh ibu yang HIV-positif akan terinfeksi. Padahal bayi yang lahir dari ibu dengan HIV positif hanya 30-40% bayi yang terinfeksi HIV. Risiko penularan HIV dari ibu-ke-bayi akan lebih tinggi bila: viral load perempuan di atas 1000; ada infeksi plasenta – tampaknya malaria dapat mempengaruhi ini; perempuan terinfeksi suatu IMS; dan bila gizi perempuan kurang. Untuk mencegah penularan pada bayi, yang paling penting adalah mencegah penularan pada ibunya dulu. Harus ditekankan bahwa hanya si bayi hanya dapat tertular oleh ibunya. Jadi bila ibunya HIV-ngatif, maka bayi juga tidak terinfeksi HIV. Status HIV ayah TIDAK mempengaruhi status HIV bayi. Mengapa? Kita sering salah ngomong bahwa salah satu cairan tubuh manusia yang meng...

Kontrasepsi Darurat?! Apaan tuh?!

Bagi wanita yang sudah menikah, memakai alat kontrasepsi bukanlah sesuatu yang asing. Namun, seringkali kita lupa minum pil atau lupa melakukan kunjungan ulang untuk suntikan berikutnya. Apalagi yang memiliki suami dengan profesi pelaut yang nota bene jarang pulang, Sehingga tidak sedikit istri-istri yang memakai alat kontrasepsi pada saat2 tertentu saja (saat suami pulang) sehingga selalu ada kemungkinan kebablasan melakukan senggama tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Bagi yang ingin mendapatkan seorang anak, tentu tidak bermasalah. Tetapi bagaimana bagi yang ingin menunda kehamilan? Adakah jawabannya?! Kontrasepsi darurat adalah jawabannya. Kontrasepsi darurat dapat mencegah kehamilan bila digunakan segera setelah hubungan seksual tanpa pengaman, namun tidak boleh dipakai sebagai metode KB rutin atau terus menerus. Kontrasepsi darurat dapat mencegah kehamilan yang tidak dikehendaki karena terjadi kesalahan dalam pemakaian kontrasepsi, lupa/tidak memakai kontrasepsi, maupun ...

Akhirnya berlabuh di Dapur 7 Samudra

Numpang curhat ya..... Berawal dari perkenalan dengan salah satu kaum adam. Waduh pusing....soalnya diajak serius, tapi.... (hm...profesinya sempat membuatku khawatir) Setiap curhat ke temen2, tanggapan mereka juga sama. Kekhawatiran, ketakutan, buruk sangka terhadap profesi "dia" Bingung.... karena saya juga butuh dukungan dari orang2 sekitar. Orang yang tadinya saya harapkan mendukung, malah membuat saya bimbang. Sampai akhirnya ku cari...dan terus mencari... Alhamdulilah, ketemu milis pelaut....(ternyata anggotanya bukan KHUSUS pelaut aja) terus....daftar deh jadi anggotanya. alasan utama waktu itu karena: 1 Mencari penguatan atas keputusan yang diambil 2 Untuk mengetahui lebih dekat kehidupan calonku 3 Mencari info dan tips dari para senior keluarga pelaut 4 Memperluas cakrawala ttg pelaut 5 Membangun networking (siapa tahu ada yang berminat ikut bisnis yg sama, he.....) 6 Menjalin silaturahmi Dan, finally.... diundang deh ke blog ini berlabuh di Dapur 7 Samudra Makasih y...

ISI ABSEN YUUUKK

Aku bantu ngeramein ya pak!!! Saya juga dulu nikah modal seadanya, bukan karena suami pelit dan ga punya duit tapi karena suami ambil ANT III. Untungnya sebelum nikah, sya adalah wanita karir yang mandiri, alias jauh dari orang tua... dan akhirnya, sampai sekarang...mulai dari ktp, stnk, akte lahir anak, ngrus sertifikat rumah..sayalah yg menggarapnya sendiri...ppffiiuuuhhh what a life... dan biduk rumah tangga juga ga mulus2 amat kaya jalan tol...kadang mesra, kadang rame kaya tom n jerry...tapi apapun yang terjadi, aku bertekad dalam hatiku, kamu adalah suamiku, aku tak akan meninggalkanmu..dan semoga aku akan tetap selalu diberi kekuatan oleh Tuhan, dalam mendampingi suami dan mengasuh anak2ku.. aku berharap anak2 tidak menjadi pelaut, kasihan istrinya (2 cowok, 1 cewek), dan semoga anak gadisku tdk dapat suami pelaut juga... ayo, ibu...ibu...kita ramekan forum ini -----SALAM ISTRI PELAUT---

Wonder Woman

Istri Pelaut memang selayaknya mendapat julukan Wonder Woman. Kenapa tidak ? Jika suami sedang bertugas, biasanya sekitar 4 sampai 9 bulan. Atau mungkin lebih (karena disuruh memperpanjang kontrak................ maklum lagi bikin rumah, gentengnya belum dipasang). Mereka harus menjadi ayah bagi anak anaknya. Mengerjakan segala pekerjaan yang selayaknya dikerjakan kaum lelaki, termasuk betulin genteng bocor, ngurus perpanjangan STNK, nganter Mertua (beruntunglah yang Mertuanya penuh pengetian.............. soalnya delegasi dibagi tiga). Jadi pada kesempatan ini, saya ingin berterima kasih kepada Istri saya yang telah menemani dalam suka dan duka. Dari rumah kontrakan sampai apartemen Rusunasaid(ini bukan salah ketik lho.......... emang bener kan Rumah susun = apartemen juga). Dari melahirkan anak pertama (yang kembar) sampai yang ke dua (eh ketiga nomernya ya). Dari cucu pertama sampai cucu ketiga (Eh anaknya lelaki koq cepet bener punya cucu apa emang kaya mie instant?) Sekali lagi t...

The First Step

Langkah pertama biasanya selalu susah. Tetapi ya gimana kita juga sih. Mau dibuat susah ya susah, mau dibuat mudah ya mudah. Bagaimana niatnya. Blog ini saya persembahkan bagi semua kaum Wanita yang mencintai Laut dan semua bidang kegiatan dan/atau kehidupan yang terkait dengannya. Dapur biasanya menjadi ruang kegiatan sehari hari dirumah kita. Dapur 7 Samudra diharapkan menjadi tempat berkumpulnya para wanita wanita yang mempunyai visi dan misi yang sama.